Metode Ilmiah

March 31, 2011

Metode ilmiah adalah suatu pekerjaan keilmuan yang sistematis dan berdasarkan fakta (obyektif) untuk menyelesaikan masalah yang dihadapi. Metode ilmiah meliputi eksperimen, pengamatan dan perumusan hipotesis. Hipotesis yang didapat melalui metode ilmiah dan telah terbukti kebenarannya dapat menjadi suatu teori ilmiah. Metode ilmiah menggunakan cara penalaran induktif dan deduktif. Metode ilmiah juga dapat diartikan sebagai prosedur dalam mendapatkan pengetahuan yang disebut ilmu, dimana ilmu merupakan pengetahuan yang diperoleh lewat metode ilmiah.. Teori ilmu merupakan suatu penjelasan rasionil yang berkesuaian dengan objek yang dijelaskannya, dengan didukung oleh fakta empiris untuk dapat dinyatakan benar. Pendekatan rasional yang digabungkan dengan pendekatan empiris dalam langkah menuju dan dapat menghasilkan pengetahuan inilah yang disebut metode ilmiah. Alur berpikir yang tercakup dalam metode ilmiah dapat dijabarkan dalam beberapa langkah yang mencerminkan tahap-tahap dalam kegiatan  ilmiah.perlunya metode ilmiah dalam penulisan ilmiah yaitu  untuk mencari jawaban tentang fakta-fakta dengan menggunakan pendekatan kesangsian sistematis.

Metode ilmiah diperlukan untuk mendapatkan suatu teori ilmiah yang rasional dan telah diuji secara benar. Dengan teori ilmiah tersebut, masalah dapat dijelaskan atau dipecahkan dengan tepat. Selain itu, kesimpulan yang didapat dari penelitian ilmiah dapat menambah wawasan ilmu secara keseluruhan.

Metode ilmiah memiliki beberapa karakteristik, yaitu :

  1. Bersifat kritis dan analitis..
  2. Bersifat logis.
  3. Bersifat obyektif..
  4. Bersifat konseptual..
  5. Bersifat empiris.

Langkah-langkah metode ilmiah antara lain

  1. Perumusan masalah. Tahapi ini mendeskripsikan masalah dengan ruang lingkup terbatas yang ingin diteliti atau diselesaikan.
  1. Penyusunan kerangka berpikir dalam pengajuan hipotesis. Pengumpulan data dan informasi yang sesuai dengan masalah dan mengolahnya.
  1. Perumusan hipotesis. Hipotesis awal dibuat untuk diuji.
  1. Pengujian hipotesis. Pengujian hipotesis awal, bila lolos maka hipotesis diterima dan sebaliknya bila tidak maka dicari hipotesis lainnya.
  1. Penarikan kesimpulan. Hipotesis yang tepat dijadikan acuan dalam menarik kesimpulan dan dapat menjadi teori ilmiah.

Sumber bacaan:

http://files.ryant-java.webnode.com/200000059-15943168e3/metode%20ilmiah.ppt

http://repository.ui.ac.id/contents/koleksi/11/508aa956406316090d64deb4eb5235f4e43f809b.pdf

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: